Sabtu, 28 November 2015

ARTIKEL PEMANFAATAN PANAS LAPTOP SEBAGAI COOLING PAD BERBASIS MIKROKONTROLER

PEMANFAATAN PANAS LAPTOP SEBAGAI COOLING PAD BERBASIS MIKROKONTROLER
Oleh :
Tri Dianita Rully
Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang
Jl Semarang 5 Malang 654145. (0341) 551312
diannitarully@gmail.com
Abstrak : Dewasa ini seiring dengan perkembangan zaman dan kompleksnya kehidupan masyarakat Indonesia membuat laptop menjadi suatu kebutuhan pokok bagi setiap pekerja khususnya yang membutuhkan aplikasi laptop sebagai penunjang dan mempermudah suatu pekerjaan.
Laptop digunakan untuk berbagai aktifitas pekerjaan. Dalam penggunaan laptop tentu berhubungan erat dengan perawatan dan pemeliharaan yang benar sehingga laptop memiliki masa kerja jangka panjang. Salah satu perawatannya dan pemeliharaan yang benar  dengan mencegah overheating dan menjaga komputer beroprasi optimal menggunakan kipas angin pendingin laptop atau sering disebut : cooling pad.
Kata kunci : Laptop, Overheating, Cooling pad, Sensor suhu, Mikrokontroler.
 

Analisis DC Penguat Kelas A

Penguat kelas A adalah penguat yang menguatkan seluruh daur masukan sehingga keluarannya merupakan salinan asli yang diperbesar amplitudonya. Penguat kelas A ini dibuat dengan titik kerjaq diatur agar seluruh fasa sinyal input diatur agar seluruh fasa output selalu mengalir dan beroperasi pada daerah linear saja. Fungsi dari penguat kelas A ini adalah sebagai penguat sinyal kecil.

Penguat kelas A memiliki efisiensi maksimum sebesar 25% - 50%. Sehingga dapat dikatakan bahwa penguat kelas A ini tidak terlalu efisien. Efisiensi yang rendah dari penguat kelas A ini dikarenakan unsur penguatnya diberi prategangan yang menyebabkan rangkaian penguat ini selalu menghantar meskipun tidak ada masukan, transistor tetap bekerja pada daerah aktif dengan arus bias yang konstan, dan  menyebabkan terjadinya pembuangan daya.

Beberapa karakteristik dari penguat kelas A diantaranya :
Øη = 25%, 75% panas. Sehingga pada penguat kelas perlu ditambahkan pembuang panas seperti heatsink atau dengan menambahkan resistor di kaki emitter. Namun jika menggunakan Re, penguat kelas A tidak cocok digunakan pada penguatan berpower besar.
Ø Cocok digunakan untuk modulasi amplitude: AM, ASK, QAM.
Ø Linearitas paling bagus.
Ø Terjadi perbedaan fasa 180 derajat.
Ø Cocok digunakan pada penguatan berdaya kecil.